Langsung ke konten utama

Secangkir Kopi, Antara Inspirasi & Maag







Bagi Anda yang mempunyai riwayat sakit maag, secangkir kopi mungkin saja menimbulkan masalah. Namun bagi Anda yang tidak bisa jauh-jauh dari kopi, tidak minum kopi berarti sulit berkonsentrasi dan sulit mendapatkan inspirasi.

Kandungan pada kopi yang dapat memicu sakit maag adalah asam dan kafein. Kandungan kedua zat tersebut berbeda-beda pada setiap jenis kopi.

Jadi bagi Anda penikmat kopi, kondisi di atas tidak perlu menjadi dilema jika Anda tahu cara minum kopi dan memilih jenis kopi yang tepat.
Untuk lebih memperkaya pengetahuan, agar kita bisa memilih jenis kopi yang enak sekaligus aman, berikut adalah jenis kopi, ciri dan cara penyajiannya:

  1. Kopi arabika (arabica coffee)
    • Ciri khas kopi arabika:
      • Aromanya wangi sedap mirip campuran bunga dan buah.
      • Memiliki rasa asam yang tidak terdapat pada kopi jenis robusta.
      • Memiliki bodi kental serta rasa yang terkenal pahit.
      • Walaupun cita rasa dan aroma kopi arabika lebih tajam dan menggigit, ternyata kadar kafein kopi robusta dua kali lebih tinggi daripada kadar kafein kopi arabika.
    • Indonesia merupakan penghasil kopi arabika terbaik di dunia, walaupun bukan penghasil Arabica terbesar di dunia.
  2. Kopi Robusta
    • Ciri khas kopi robusta:
      • Memiliki rasa yang lebih seperti coklat.
      • Aroma yang dihasilkan khas dan manis, lebih mild daripada kopi arabika.
    • Indonesia termasuk salah satu negara penghasil kopi robusta terpenting di dunia.
  3. Kopi liberica (african coffee).
    • Kopi liberica yang disebut sebagai “best of the best” dari segala kopi di dunia. Selain ditemukan di hutan Liberia dan Pantai Gading, juga ditemukan di hutan pedalaman Kalimantan serta sudah berabad lamanya menjadi minuman tradisional suku Dayak.
  4. Kopi luwak
    • Merupakan kopi yang berasal dari biji kopi arabika atau robusta yang dimakan oleh luwak, kemudian mengalami fermentasi enzim di dalam perut luwak dan keluar bersama kotoran luwak.
    • Kopi luwak sangat istimewa karena luwak hanya mencari buah kopi dengan nilai kematangan tertinggi. Dari satu pohon kopi, hanya 1-2 butir buah yang terpilih untuk dimakan.
    • Kopi luwak merupakan kopi paling eksotik dan langka di dunia.
Untuk menyajikan secangkir kopi, ada beberapa cara, namun yang paling terkenal adalah;

  1. Memasukkan biji kopi dengan atau tanpa campuran gula dan rempah-rempah ke dalam panci lalu direbus.
  2. Menuangkan air mendidih ke dalam gelas yang sudah berisi bubuk kopi atau disebut kopi tubruk, lalu dibiarkan beberapa lama agar terbentuk ekstrak kopi. Salah satu kekhasan teknik tubruk adalah waktu ekstraksi kopi lebih lama, selama suhu air mampu mengekstraksikan bubuk biji kopi dan/atau waktu kita menghabiskan kopinya. Karena hal itulah mengapa kadar kafein dari kopi tubruk lebih tinggi daripada espresso.
Bagi Anda yang kuatir terserang maag namun ingin tetap bisa menikmati kelezatan dan inspirasi dari secangkir kopi, berikut beberapa tipsnya:

  1. Jangan minum kopi saat perut Anda kosong.
  2. Minum kopi dingin lebih aman daripada kopi panas, karena endapan serbuk kopi akan turun ke bawah, sehingga Anda tidak mengonsumsi ampasnya.
  3. Imbangi dengan minum air putih cukup banyak.
  4. Mengonsumsi sedikit makanan ringan sambil menemani Anda saat menikmati kopi.
  5. Ada dapat memilih kopi yang sudah diracik dengan krimer atau bahan herbal (misalnya ginseng) yang relatif rendah kadar kafeinnya.
Jadi tidak ada halangan bagi Anda untuk menikmati kehangatan secangkir kopi bukan? Apalagi sudah banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat kopi bagi kesehatan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Stimulan Apa Saja Ya yang Terkandung di Dalam Teh?

Pernahkah Anda merasa sangat bersemangat dan memiliki tenaga yang amat banyak setelah minum segelas teh? Anda yang menghindari kopi karena kafein harus membaca artikel yang satu ini. Karena Anda mungkin baru tahu bahwa dalam segelas teh yang Anda konsumsi juga ternyata mengandung stimulan layaknya kopi. Teh juga mengandung kafein namun dalam jumlah yang sedikit sehingga juga akan menimbulkan efek stimulan. Efek stimulan pada teh dianggap lebih lembut dan terjadi secara bertahap, sedangkan efek stimulan kopi terjadi secara lebih seketika. Selain kafein, apa saja ya zat stimulan yang terkandung di dalam teh? Yuk kita cari tahu di bawah ini! 1.  Kafein  – Zat Psikoaktif yang Paling Luas Digunakan Kafein merupakan stimulan psikoaktif sistem saraf pusat dan metabolit, yang dapat mengurangi rasa capek dan mengembalikan mental saat lemah. Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan, kecepatan, fokus serta koordinasi terhadap tubuh yang baik. Kafein diyakini memblokir inhibitory ne...

Ragam Manfaat Kopi, Bukan Sekedar Penghilang Kantuk

Selain mengandung cafein, ternyata kopi ternyata mengandung banyak senyawa, di antaranya antioksidan dari 100 jenis bahan makanan. Wow... artinya kopi menduduki urutan pertama sebagai sumber antioksidan, baik dalam ukuran persaji maupun dalam frekuensi konsumsi. Beberapa penelitian ilmiah membuktikan, kalau manfaat kopi bukan sekedar penghilang kantuk, karena memiliki manfaat kesehatan lainnya: Menurunkan risiko serangan stroke hingga 80%, seperti hasil penelitian yang dilaporkan oleh tim dari University of Houston, Texas. Penelitian dilakukan pada warga Irlandia yang suka minum kopi dengan campuran whisky. Meningkatkan libido seksual pria. Menurunkan risiko kanker, senyawa yang ditemukan di dalam kopi dapat menghambat pertumbuhan sel kanker dan kerusakan DNA. Menjelang masa menopause, wanita yang mengonsumsi 4 cangkir kopi sehari mengalami penurunan risiko kanker payudara sebesar 38% (The Journal of Nutrition). Melindungi gigi, kafein dalam kopi memiliki kemampuan antibakter...

Mana Yang Lebih Bermanfaat? Teh Atau Kopi?

Mungkin Anda salah satu penggemar kedua jenis minuman tersebut? Mana dari keduanya yang lebih baik manfaatnya? Kopi Teh Kandungan :  antioksidan polifenol:  flavan-3-ol , hydroxycinnamic acid, flavonol dan anthocyanidin . zat antikarsinogen:   methylpyridinium,  lipophilic antioxidant dan chlorogenic acid lactone. Kandungan :  Kafein, antioksidan (catechin), theobromin, theophylline. Menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson. Menurunkan kadar kolesterol total dan LDL, sehingga menurunkan risiko PJK. Mencegah pembekuan darah. Mencegah dan menurunkan risiko kanker payudara, liver, usus dan paru. Menghambat produksi kortisol atau hormon stress. Membunuh atau menonaktifkan beberapa jenis virus misalnya virus Herpes dan virus T1. Mencegah peradangan dan alergi musiman. Mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson. Jika dikonsumsi tanpa gula bisa mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2. M...